
Lihat! Ubur-ubur itu indah sekali.Tubuhnya lunak, bentuk dan warnanya indah mengagumkan ketika berada di dalam air. Kau tergoda untuk menyentuhnya? Iya…
Tapi ubur-ubur sangat berbahaya. Seorang penyelam bisa terluka jika menghadapinya tanpa persiapan khusus. Indah tapi berbahaya kan? Lalu, Apakah benar jika ubur-ubur disamakan dengan srigala berbulu domba? Ya, gak juga lah… Ubur-ubur saja hidup di air. Srigala hidup di udara dan bisa terbang. 😀
Gak semua orang – orang yang dibenci itu karena dia benar-benar jahat dan pantas untuk dibenci. Bisa jadi, dia sedang naas aja dan mungkin juga dia bodoh. Begini, orang bodoh yang kusebut sebelumnya itu biasanya berusaha untuk tidak berbuat salah saja masih saja dianggap salah, masih dianggap sampah perusak lingkungan.
Dia cuma bodoh. Dia cuma berusaha menjadi baik dan ga tau gimana cara yang benar, kemudian dianggap jahat karena sudah berbuat baik dengan cara yang salah.
Kalau tidak bodoh, bisa jadi dia lagi naas saja karena tidak memiliki karakter yang menyenangkan. Tidak punya kelebihan berbicara dan bertingkah laku menyenangkan itu bukan berarti jahat juga. Seperti, ada seorang anak yang setiap pagi menyalam tangan orang tuanya sebelum berangkat sekolah dan ada seorang anak yang setiap pagi berangkat saja gitu tanpa menyalam tangan orang tuanya. Kau menganggap yang buruk siapa? Lalu apakah kau benar-benar yakin bisa menentukan mana dari kedua anak itu yang berhati tulus hanya dari satu saja kebiasaan mereka?
Nah, lalu apa hubungannya orang yang bodoh bertingkah laku dengan ubu-ubur dan srigala berbulu domba?
Ya, aku juga gak tau.. -_-
Begitulah… Srigala pasti punya alasan ketika dia mengubah bulunya jadi domba. Selama itu tidak merusak satu ekosistem kehidupan (ini maksudnya apa -_- ) ya masih tidak apa-apa.
Begitu juga dengan ubu-ubur. Dia menjadi bahaya juga karena ingin melakukan proteksi pada tubuhnya yang lunak dan indah.
Semuanya punya alasan. Semuanya punya cara pandang yang berbeda. Lalu yang salah itu apa? Yang salah itu adalah ketika kau salah menghakimi. Itu selain buat nyesek juga bisa menciptakan karakter yang benar-benar jahat dari orang oon dan naas tadi. -_-
Begitu… Masih suka menghakimi tanpa benar-benar tau kejaidan sebenarnya? Kalo aku, mendingan aku teriak-teriak muji Yong Hwa dari pada nyeritain dan menilai hidup orang. Apalagi langsung menghakimi dengan peringatan kasar . -_-
Pukpuk buat yg oon.